Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan Perijinan Peternakan

SUKALARANG ( Sukabumi Pos ),- Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi bekali peternak tentang tata cara mengurus perijinan peternakan di sewilayah satu,  meliputi sembilan kecamatan.  Dalam kegiatan Desiminasi Perijinan dan Rekomendasi Teknis Bidang Peternakan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala UPTD ( Unit pelaksana Teknis Daerah ) Peternakan dan Kesehatan Hewan wilayah 1, Hj. Entin Suryatin, Kepala Bidang PSKS ( Prasarana Saranan Pakan dan Kelembagaan ) Ir. Susilo Budi., MM, dan drh. Budina Eka, Kasie Kelembagaan dan Perijinan Dinas Peternakan kabupaten Sukabumi, serta peternak yang ada di sembilan kecamatan. Selasa, 10/12/19.

Dalam sambutannya di hadapan para pelaku peternakan,  Entin berharap dalam pertemuan yang di gelar di kantor UPTD Sukalarang menjadi ajang silaturahmi antar kelembagaan pemerintah dengan para pelaku peternakan yang ada di 9 kecamatan” Kami berharap pertemuan ini untuk semakin meningkatkan dan penyegaran ilmu yang sudah kita miliki. Mengingat yang hadir pada pertemuan ini para pelaku peternakan yang sudah ahli-ahli. Jadi nanti kita berbagi keahlian aja “ ujarnya.

Disambutan ke duanya, drh Budina Eka memaparkan, bahwa usaha di bidang peternakan yang berskala besar dibutuhkan perijinan dari dinas peternakan” Tapi untuk peternakan rakyat tidak perlu ijin kecuali nanti peternakan nya sudah besar, ya harus diurus ijin nya” jelasnya.

Budina menjelaskan lagi, bahwa untuk peternak domba di bawah 300 ekor, kelinci 1500 ekor, sapi perah 20 ekor, tidak perlu memiliki ijin peternakan karena masuk ke kategori peternakan rakyat.

Sambutan ke 3 dibawakan oleh kepala bidang Prasana Saranan Pakan dan Kelembagaan, Ir. Susilo Budi, MM. Menurut Budi, masalah yang sedang dihadapi  peternak  di Sukabumi adalah hilang nya area penanaman rumput untuk pakan ternak nya. Sehingga populasi ternak di Sukabumi  terus menurun yang mengakibatkan kebutuhan daging merah untuk kabupaten Sukabumi masih di pasok dari luar Sukabumi “ Dinas Peternakan kabupaten Sukabumi sedang merencanakan kerjasama dengan Dinas pertanian supaya bisa memanfaatkan lahan  40 ribu hektar milik dinas pertanian bisa ditanami pakan hijauan” imbuhnya.

Di akhir acara di tutup oleh Sholeh Amin narasumber dari pelaku ekonomi peternakan yang sudah berhasil. Dalam paparan materinya, Amin lebih fokus membahas masalah cara sukses beternak domba dengan cara pembibitan yang berkelanjutan. Kata Amin, populasi ternak, khususnya  domba di kabupaten Sukabumi mulai berkurang, jadi menurutnya, dengan cara pembibitan skala kecil atau besar akan menjawab berkurangnya domba yang saat ini banyak diminati konsumen.

Reporter : Firman Haryamin

Redaktur : Rangga

E-Mail.www.sukabumipos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *