Beranda Hukum PAKSI Jabar dan SMAN 1 Bandung Gelar Babarengan Ngalawan Korupsi

PAKSI Jabar dan SMAN 1 Bandung Gelar Babarengan Ngalawan Korupsi

34
0
BERBAGI

BANDUNG (Sukabumi Pos) – Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2019 yang diselenggarakan PAKSI (Penyuluh Anti Korupsi) Jawa Barat berkerja sama dengan SMAN 1 Bandung telah dilaksanakan dengan bermakna. Ratusan orang peserta dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan yang dipusatkan pada Car Free Day, Minggu (15/12/2019).

Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian PAKSI Jawa Barat bersama SMAN 1 Bandung dalam mensosialisasikan pendidikan anti korupsi sekaligus penguatan nilai-nilai anti korupsi di masyarakat. Selain PAKSI Jawa Barat dan SMAN 1 Bandung, beberapa pihak yang terlibat antara lain Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dinas Pendidikan Kota Bandung, dan juga didukung oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) langsung. Tagline yang diangkat tahun ini adalah Babarengan Ngalawan Korupsi.

Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah Deklarasi Milenial Antikorupsi, Dongeng Antikorupsi, Flash Mob Senam Sahabat Pemberani Antikorupsi, Photobooth Antikorupsi, dan Boardgame Antikorupsi KPK.

Kegiatan diisi dengan lomba-lomba yang berkenaan dengan kampanye anti korupsi seperti Lomba Yel-yel Anti Korupsi dan Lomba Orasi Anti Korupsi. Banyak peserta didik dari sekolah lain sekitar lokasi kegiatan HAKORDIA PAKSI Jawa Barat 2019 tertarik menjadi peserta. Bahkan, tidak sedikit pula yang menjadi utusan dari SLB (Sekolah Luar Biasa).

Syifa Sari (19) adalah salah satunya. Peserta didik dari Poltekkes (Politeknik Kesehatan) Bandung ini mengaku bangga dan senang terlibat dalam kegiatan HAKORDIA PAKSI Jabar 2019.

“Kegiatannya dapat memotivasi anak sekolah biar paham apa itu anti korupsi. Harapan kita bersama kan Indonesia bebas dari korupsi. So, kegiatan ini harus berkelanjutan.” ujarnya.

Sementara itu, Diana (45), salah satu pegiat anti korupsi yang juga founder Komunitas Perempuan Anti Korupsi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja diadakan di CFD (Car Free Day) agar tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga masyarakat secara luas.

“Ramai sekali. Banyak sekali perempuan yang peduli terhadap kampanye antikorupsi.” ujarnya.

Hal yang sama ditegaskan Evi “Ninin” Shaleha sebagai Ketua PAKSI Jawa Barat. Menurutnya ibu adalah sosok inti dalam kampanye antikorupsi di keluarga.

“Saya mendorong ibu-ibu untuk mulai beraksi dan berbuat. Karena ibu adalah inti dari penggerak antikorupsi. Semoga kelak, kita bisa bersinergi, berkolaborasi, dan berinovasi dalam implementasi pendidikan anti korupsi.” pungkasnya.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, beserta jajaran pejabat Pemerintah Daerah ini ditutup dengan pengumuman hasil pemenang lomba. Untuk tahun ini, Mutiara dari SMA PGII 1 Bandung didaulat menjadi juara 1 Orasi Anti Korupsi. Sementara itu, Juara 1 Lomba Yel-yel Anti korupsi didapatkan oleh SMPN 27 Bandung.

Reporter : Panji Pratama

Redaktur : Panji Pratama

Editor : Rangga

E-Mail berita : ranggagunawan655@gmail.com

 

Lihat berita sebelumnya : 

https://www.sukabumipos.com/2019/12/19/acara-fashion-dan-culinari-nite-dongkrak-omzet-pemasaran/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here